15 Jenis peralatan Dapur Klasik

Berikut adalah 15 Jenis peralatan Dapur Klasik

1.     Tungku,alat memasak tradisional, karena masih menggunakan bahan bakar kayu. Biasanya terbuat dari tanah liat atau batu bata. Anglo, Bentuk dan bahannya juga sama seperti tungku, dibuat dari tanah liat, besi tuang dengan bahan bakamya arang kayu, sehingga menimbulkan panas, bara api. Sisa pembakaran ditampung dibagian bawah anglo. Bahan bakar yang digunakan adalah kayu arang.

        


   Kompor minyak tanah,bahan bakar utamanya menggunakan minyak tanah yang meresap pada sumbu. Kompor briket bambara, Kompor jenis ini kurang begitu terkenal. Karena penggunaannya tidak bisa praktis. Karena begitu menyala api tidak bisa mati sampai batu bara yang digunakan untuk bahan bakar habis sendiri.

 

2.  Dandang, dibuat dari tembaga atau alumunium fungsi utamanya adalah untuk menanak nasi, juga untuk memasak air, merebus sayuran, atau mengkukus ubi atau singkong, dan sebagainya.



3.     Kukusan (sunda: Aseupan), kukusan bentuknya menyerupai kerucut, dibuat dari anyaman bambu. Alat ini digunakan untuk mengukus nasi. Setelah selesai dicuci, kukusan dijemur agar tidak lembap dan berjamur.Klakat, Klakat adalah alat khusus untuk mengukus kue. Bentuknya lebar dan pendek. Tułup yang baik berbentuk kerucut, karena uap air tidak jatuh ke makanan ketika mengukus. Klakat ada yang bersusun 2 atau 3 terbuat dari alumunium atau kaleng tebal yang tidak berkarat.




4.     Panci, Untuk membuat masakan yang mengandung kuah dan sayuran. Memiliki berbagai ukuran, fungsi dan kegunaan. Soblugan abu Langseng, bentuknya hampir sama seperti dandang. Di bagian pinggang ada penyekat yang berlubang untuk meletakkan nasi yang dikukus. Soblugan dibuat dari alumunium atau seng tebal, bentuknya ada yang lurus seperti risopan.



5. Ceret, Berfungsi untuk memasak air. Wajan(penggorengan),Berfungsi untuk menggoreng, ukurannya ada bermacam-macam. Wajan terbuat dari besi atau logam lainnya yang diletakkan di atas kompor atau tungku dan digunakan untuk wadah makanan saat memasak.

 


6.     Tampah/Nyiru, Untuk membersihkan beras dari kotoran. Atau sebagai tempat menyiangi sayur-sayuran yang telah dipotongpotong. Centong, Untuk mengambil nasi yang sudah matang, agar tangan tetap terlindungi.

 


7.     Talenan, Sebagai alas untuk menghaluskan atau mengiris bumbu dan sayur. Atau pun daging.



8. Parut, untuk memarut kelapa untuk diambil santannyat memarut jahe, kunyitj lengkuas atau pun kulit jeruk.Ada beberapa jenis lubang potong parutan : bentuk panjang (untuk kentang, wortel), bentuk bulat (bisa untuk labu siam), halus dan kecil (untuk keju, dll).




9.     Irus, Untuk mengaduk atau mengambil masakan yang ada kuahnya.



10.Cobek, Untuk menghaluskan bumbu atau membuat sambal. Meşki saat ini ada blender yang dirasakan lebih praktis, namun banyak yang mengakui bahwa bumbu yang dihaluskan dengan cobek, tetap terasa lebih sedap dan menyatu.




11. Sendok dan garpu, dibuat dari stainless Steel, alpaca, alumunium atau baja tahan karat, melamin, dan plastic. Cara pemeliharaannya hanya dicuci dengan air sabun panas, dibilas, dan dikeringkan supaya tidak meninggalkan noda-noda. Sendok kuningan tidak baik karena tidak tahan asam, garam, serta memberi rasa bau dan dapat merubah warna pada makanan.



12.Pisau,dengan berbagai bentuk dan fungsinya Alat pembuka makanan kaleng/susu kental, Atat pembuka tutup botol.



13.  Termos



14.   Cetakan Kue Wädah bumbu dapur, wadah beras, wadah makanan. dsb


15. Rak atau Almari Piring adalah tempat untuk meletakkan berbagai afat makan seperti piring, sendok, gelas atau yang Iainnya. Rak ini harus tertata dengan rapi agar dapur terlihat lebih cantik Kain Lap, dalam menggunakan kain lap sebaiknya dibedakan/dipisah antara kain lap yang digunakan untuk peralatan makan, peratatan masak meja makan serta kain lap untuk membersihkan kompor dan lemari/kitchen cabinet


Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url